Kamis, 14 Januari 2010

Ikhlas


"Amiin... Alangkah lebih baiknya doa n amal seorang hamba hanya di dengar dan di lihat Allah swt semata"

Itu adalah kutipan komen dari status seorang teman di facebook. Seneng banget bacanya :) Seakan mewakili apa yang selama ini ingin saya katakan, tapi tak terkatakan saat menjadi 'pemirsa pasif' di facebook.

Sayang banget ya ga bisa klik 'like' di komen orang hehe. Anyway, I love the comment. Status temen saya itu, intinya ya sebaris kalimat yang mengabarkan harapan agar amalan yang dikerjakannya hari ini bernilai kebaikan. Dan dikasi komen kayak begitu sama salah satu temannya yang bikin status. Oh ho. Good comment to share ^_^.

Kamis, 19 November 2009

Menanti Pinangan



Abdurrahman bin Auf berkata kepada Ummu Hakim binti Qarizh, "Maukah kamu menyerahkan urusanmu kepadaku?" Ia menjawab, "Baiklah." Ia berkata, "Kalau begitu, baiklah kamu saya nikahi." (HR Bukhari).

"… dan tidak berdosa kamu meminang wanita-wanita itu dengan sendirian atau kamu menyembunyikan (keinginan menikahi mereka) dalam hatimu …." (Al-Baqarah: 235).

Hadis di atas menerangkan bahwa Abdurrahman bin Auf, seorang sahabat Rasulullah saw. datang kepada Ummu Hakim, salah seorang perempuan sahabat Nabi saw. Kepada perempuan itu Abdurrahman bin Auf meminta untuk menyerahkan urusan mencari calon suami dan pernikahannya kepada dirinya. Ummu Hakim kemudian menyerahkan hal itu kepada Abdurrahman bin Auf. Abdurrahman pun mengatakan kepada Ummu Hakim bahwa dia sendiri yang menikahinya.

Hadis di atas menjelaskan bahwa Abdurrahman memilih sendiri Ummu Hakim sebagai istrinya dan tidak dijodohkan atau dipilihkan orang lain.

Seseorang yang ingin menikah dibenarkan oleh Islam mencari sendiri calonnya, bahkan boleh menikahkan dirinya sendiri kepada perempuan yang dinikahinya, seperti yang dilakukan oleh sahabat Abdurrahman bin Auf. Pernikahan seperti ini sah karena perbuatan Abdurrahman tidak pernah disalahkan oleh para sahabat atau Nabi saw.

Ayat di atas mengisyaratkan bahwa seorang perempuan yang ingin menikah boleh berlaku pasif untuk mendapatkan jodohnya. Ia menanti pinangan seorang laki-laki yang datang bermaksud menjadikan dirinya sebagai istri.

Seorang perempuan yang menanti pinangan haruslah tetap menjaga ketentuan agama mengenai sifat laki-laki yang baik menjadi suami. Ini bertujuan supaya kelak ia tidak terjerumus ke dalam kehidupan rumah tangga yang merugikan dirinya. Ia tidak seharusnya tergesa-gesa menerima pinangan sebelum melakukan penelitian dengan baik dan melakukan istikharah serta minta pertimbangan kepada orang-orang yang jujur. Selain itu, dalam masa penantian, ia perlu berdoa dan melakukan ibadah sunah, seperti puasa Dawud, bersedekah, dan salat hajat agar diberi kemudahan oleh Allah dalam mendapatkan jodoh.

Islam membenarkan seseorang memilih sendiri calon suami atau calon istrinya. Cara ini sudah berjalan berabad-abad dan tetap dipertahankan oleh Islam sebagai tatanan yang benar. Sebaliknya, wanita dibenarkan menanti pinangan dari seorang laki-laki. Oleh karena itu, tidaklah tercela seorang perempuan bersikap pasif dalam mencari jodoh, karena hal tersebut juga tidak terlarang oleh Islam.

source: html bungarampai di tubuh lappy.

Jumat, 23 Oktober 2009

one o three point four fm


Hujan lebat luar biasa kemarin pagi. Bukan refleksi dari tangisan. Itu murni rahmat dari Tuhan. Allah ingin menyejukkan tanah, mungkin agar saya tidak gugup saat seminar. Dan memang segera setelah suratsurat dan beragam administrasi beres saya urus kemarin, saya sama sekali gak berdebar loh. Gak tau kenapa. Yang berdebar malah temanteman saya.

Well, bukan hal yang terlalu penting untuk dibahas siapa yang mendebarkan seminar saya kemarin pagi. Yang pasti, saya harus banyak bersyukur, lebih banyak dari hujan yang turun kemarin pagi. Seminarnya lancar, dengan begitu banyak suggestion yang diberikan oleh dosen saya.

Yang paling terngiang di telinga saya adalah: you should pronounce it 'one o three point four fm' not 'one o three four fm'. You are a language student so you are supposed to tell it to your company.

SEE!! Penyebutan frekuensi radio tanpa point yang sudah berlaku baku di radio tempat saya bekerja, menjadi pembuka suggestion dari dosen pembahas. Ohmygoodness.

Saya jadi merasa bersalah karna membiarkan sesuatu yang sebetulnya salah dari sisi bahasa, justru di depan mata saya sendiri. Tapi ya mau gimana lagi. Masa sih ini petunjuk berikutnya dari pilihan "Yes or No" itu?

Duh, semoga saya tidak mendramatisir.

Rabu, 14 Oktober 2009

Yes, I am tired


There will always be a moment when people need a rest. I thought, maybe, I have said what I did and do want to ask and know, in ways I can do. And here it is the moment I come. The time of a willingness to have a warm rest. I am tired.

Please put away your thinking of me falling down or giving up.

I will not.

I am just tired, very tired.



A shoulder to rest. That's what I really need now. Will you please give me your shoulder for me to rest without me request you first?

Sabtu, 03 Oktober 2009

Menangis dengan nyaman


Well.. just now I just published a post about the recent disaster happen in Padang, Sumatera Barat in my primary shelter. Full of crying watching the parents seek their son, daughter, children. People who were and are trying to find their relatives under the destroyed-building. Deeply condolences of mine are dedicated for those view so I just have no power more to watch any program in TV about the disaster. Full of crying.

As well as me, full of crying. Why is it this hard to stop this habit? Really, it's really hurt to find that I am still weak for this case. Me: a sobbed sister T_T. Me crying for looking the disaster, and me crying for looking me weak. Anyway I am blessed to have this room, so I can cry comfortably.

And one other thing: I really love to cry, sometimes. Whatever the first reason of me when crying, it always ends to a good point to improve the hormone inside my mind. At least, that's what I think happen to me every single time I finish crying.

Tears must have advantages.
 

Sharing idea. Sharing things. Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon blogger template for web hosting Flower Image by Dapino